Sejak sekitar 2 bulan lalu, kosakata Sha makin banyak. Walaupun belum jelas benar, tapi buat kita2 yang serumah dengannya...lumayanlah bisa dimengerti.
Nah...dengan kosakata yang banyak ini..sekarang Sha mulai bisa menjawab ajakan lebih dari sekedar anggukan atau rengekan atau malah tangisan (kalo dia merasa ga mau/ga cocok).
Pada suatu siang...
"Sha, keluar yuk, temenin Mia (nick name Eyang Putri Sha) yuk beli pulsa".
Mia langsung menggaet tangan Sha.
Sha menepis.
"Aku ga mau. Panas. Aku di kamar aja."
Sha lalu ngeloyor masuk kamar yang dingin karena pake AC.
Tinggal Mia yang terbengong2. Emang enak ditolak mentah2?
Di hari yang lain. Sha mandi dengan Bunda.
Bunda mengambil gayung (bukan shower ;p) dan menyiramkan ke badan Sha yang montok.
Sha mundur. Dia mengambil gayung sendiri.
Tapi karena berat, Sha hanya berhasil mengguyur bagian tubuh dari perut ke bawah.
"Sha, not only your tummy. Your face, neck, chest, and back as well".
Ceritanya bunda mulai ga sabar.
Lalu Bunda menyiramkan lagi air ke punggung Sha, beberapa kali sekaligus.
"Aku ga suka..Aku ga suka...Aku ga suka..."
Sha meronta2. Bunda terperanjat.
"Aku ga suka. Aku bisa mandi sendiri..."
Oh...
Petang tadi.
"Sha cepet dong siap-siap. Kita mau ke Giant."
Sha kelihatan gak antusias.
"Kita mau beli buah nih."
Sha tetep cuek. Dagunya ditopang kedua tanganya yang gemuk di pinggir tempat tidur.
"Ada susu kok di sana. Permen juga ada." Bunda mancing banget seeeh...
Sekonyong2...."Aku ga sukaaa giant! Aku maunya Indomaret..."
Maaf....Rupanya top of mind supermarket Sha adalah Indomaret. Soalnya kalo bunda ngantor, Mia suka ngajak Sha beli susu atau cup a cup di sini.... Jadi ga perlu sebut giant,carrefour,hypermart, atau apapun.....pokoknya Sha ga bisa ke lain hati ;p
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment