Thursday, December 29, 2005

Sydney (Part 3)



Kings Cross, a sparkling nightlife in Sydney
Rasanya belum lengkap pergi ke Sydney kalau belum lihat Kings Cross. Kings Cross dikenal sebagai drug dan red district, daerah yang dipenuhi dengan adult show, sex toy shop, porn film and adult book shoop, topless waitress…etc…etc.. Agak mirip dengan red district di Amsterdam, tapi kayaknya di Amsterdam lebih seru dan lebih panas deh hehehe…. GENJRENG JAYA!!!!

Saya mengunjungi Kings Cross saat malam hari. Ya namanya juga daerah ”beginian”, kalo siang mah pada tidur atuh. Saya berangkat ke sana sendirian sekitar jam 21.30 dengan city rail. Kings Cross ternyata ga terlalu besar, hanya sekitar dua blok. Begitu keluar dari stasiun, musik udah rame. ”Style” orang yang lalu lalang pun ”mencolok”. Mulai dari binan yang berbaju ungu sampe cewek2 berstocking jala-jala. Dimana-mana ada neon light warna warni yang mengiklankan ”layanannya”. Di beberapa toko juga ada ”greeter”, yang dengan sopan menawarkan ”layanan” pada orang yang lalu lalang. Di bar-bar juga kelihatan penuh dan rame. Banyak motor2 besar parkir di luar bar-bar murahan ini…dengan cowok2 bertato dan bermuka gahar di atas joknya. Selain itu, kebanyakan toko2 juga menjorok ke dalam. Artinya, jika kita ingin melihat produknya, kita harus turun tangga atau naik tangga. No display. Hanya satu toko sex toy shop yang agak terang dan sempat saya masuki. Yang lain, karena menjorok ke dalam, saya gak mau masuk…takut ga kuat bayar stripteasenya huahahaha Well, the idea was just to wander around and saw how the other half live and play…

Seingat saya dulu di Amsterdam red districtnya lebih terbuka lagi. Lebih terbuka seperti itu malah membuat saya merasa bebas dan tidak menjadikan hal seperti ini sebagai sesuatu yang tabu. Cewek atau cowok, tua atau muda, syah2 aja mencari tahu dan membeli produk mereka hehe Ya saya pikir itu masalah pribadi masing2. Out of my scope...
Apart of it, of course I did not want to land myself in trouble I did not stare to people and shops (unless I wanted to come in) or made any nasty remark…. I left Kings Cross after seeing the nice fountain in front of the police station. On the fountain there are arrows pointed to some directions: Singapore, KL, London…etc..etc…*dunno wot they mean* but no Jakarta or Bali, I regret *goddamnit*

”Ada yang benci dirinya
Ada yang butuh dirinya
...
Ini hidup wanita si kupu-kupu malam
Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga
Bibir senyum kata halus merayu memanja
Kepada setiap mereka yang datang
Dosakah yang dia kerjakan
Sucikah mereka yang datang”
...
(Kupu2 Malam by Peter Pan)

No comments: