Tuesday, December 13, 2005

Dilema ;(


Dua minggu lalu, akhirnya saya dapet cabin crew baru. Lina namanya. Lumayan, otaknya cukup jalan dibandingkan Kanis. Dia juga cukup cepat ”mingle” dg Sha. Selain itu, dia juga punya pengalaman kerja dengan beberapa expat Korea dan Taiwan. Jadi lumayan sudah terbiasa dg alat2 elektronik sehingga saya agak sedikit lega. Tapi kalo soal ngurus anak, teuteup.... saya dan Mama belum sepenuhnya menyerahkan Sha...

Sampai situ saya udah cukup senang. Karena saya merasa, toh masih ada Mama yang jagain Sha....But you know life…dunno wot we face until it comes up…
Papa belakangan sering sakit sehingga Mama juga sering harus ke Bandung. Apalagi kakak ipar saya di Bandung juga about to due, jadi Mama mau lihat bayinya dulu. Yang jadi korban tentunya hubungan emosional saya dengan Sha. Mau ga mau Sha harus ikut kemana Mama pergi, karena saya sibuk di kantor. Saya mencoba berkompromi dengan semuanya. Saya ga bisa egois walaupun dalam hati menangis…

After being apart with Sha for a while,I changed my mindset no to much depend on Mama, then we started to think about having another cabin crew as its solution. Well it has to be someone who can come in the morning and leave after I am back from the office since we do not have room for her in the house….
Pikir2 kayak orang kaya aja punya 2 cabin crew. Yah, keputusan ini siyy memang belum final. Tapi dg keadaan saya harus bekerja dan suami juga ga di JKT, saya mungkin ga punya banyak pilihan. Kalo weekend siy ga masalah, tapi kalo hari kerja, gimana? You know, I have to work, all for money. * (harusnya diiringi soundtrack The Apprentice,”money..money..money..”).

*Insight:
Ya begitulah, hidup di Indonesia ini. Kalau mau hidup enak dan nyaman, kita harus kerja keras..ups ralat... kita harus kaya (banyak orang jadi kaya tanpa harus kerja keras,red.).

No comments: