Thursday, December 29, 2005

Sydney (Part 2)





Circular Quay, the main hub to the city
Lepas dari Paddy’s, saya naik bis kembali ke arah hotel. Tapi tentunya saya gak berhenti di George Street lagi, tapi lanjut terus sampai rute bis habis di Circular Quay (baca: sirkule’ kiy). Circular Quay adalah salah satu tempat yang sangat terkenal di Sydney yang sudah ada sejak tahun 1840-an. Ini merupakan marina dimana kapal2 umum dan pribadi berlabuh. Di sekitarnya terdapat Sydney Opera House, Harbour Bridge dan banyak sekali toko2 suvenir serta outdoor seating cafe. Kalo kita nongkrong di cafe2 ini kita bisa menikmati indahnya matahari terbenam dan lazuardi yang menyelimuti Sydney Harbour Bridge. Ya...kalo mau agak irit bisa aja duduk di bench yang banyak tersedia di sekitar marina ini. Bench ini terletak pas di depan Museum of Contemporary Art yang memang menghadap ke Marina. Di Marina ini ada sekira 5-6 wharf/dock, dimana kita dapat pergi atau berlabuh dengan kapal2 umum. Misalnya, kita mau menuju ke North Sydney, akan lebih cepat jika kita menggunakan kapal2 umum atau taksi kapal. Dari sini juga kita bisa menyebrang ke pulau2 kecil di sekitar Australia atau ke pantai2 lainnya, e.g: pantai Manly yang terkenal.
Di sekitar dock biasanya ada macam2 street performer dari mulai yang beraksi seperti patung, pentas tarian korea, debus (ya semacamlah ;p), sampe yang paling bagus saat orang2 Aborigin menunjukkan keahlian mereka memainkan alat musik khas Aborigin.

Circular Quay sebenarnya merupakan hub. Di sini ada stasiun pemberhentian dari city rail. Jadi, saat saya naik airport link tadi pagi, sebenarnya kereta saya juga sempat berhenti di Circular Quay. Dan di depan stasiun ini, juga merupakan tempat berakhir dan mulainya rute bis (walaupun tidak berbentuk terminal, tapi hanya seperti CSW kalau di Jakarta atau Pungkur kalau di Bandung). Hal ini membuat Circular Quay semakin strategis, karena mereka yang naik ferry bisa langsung ganti kereta atau bis. Di depan stasiun ini banyak gedung-gedung perkantoran (Central Business District) dan salah satunya adalah AXA Australia...hehehe saya jadi inget Michael dan Andrew, teman2 expatriate saya dulu. Kalau saya perhatikan, saat jam lunch para eksekutif akan makan siang di kafe2 seputar dock atau duduk makan bekal dari rumah di bench yang terletak di taman di muka kantornya (Ehemm bekelnya memang ringkes karena cuma sandwich. Ga kayak bekel saya yang isinya sayur lodeh ama ikan rica-rica :p). Walaupun panas terik, mereka nyantei aja jalan ke arah dock.(OOT: saya dulu sempat bingung melihat Michael & Andrew jalan di siang bolong dari Plaza Mandiri ke BEJ hanya untuk ke starbucks. Wah...kalo saya siyy mending naek taxi atau ga jadi aja sekalian hehehe).

Ya begitulah yang namanya Circular Quay, actually nothing 2 do in particular. Saya hanya numpang menikmati musim panasnya Australia aja…

**

No comments: