Pertama kali saya melewati gedung ini adalah saat saya menuju Paddy’s Haymarket. Sekilas, dari warna gedungnya (tampak dari sisi George Street) mengingatkan saya pada Harrod’s. Kebetulan saat itu saya duduk di belakang supir bis (bukan di samping Pak Kusir) yang asyik ngobrol sama saya dan langsung nunjukin QVB (begitu gedung ini biasa dipanggil) sebagai salah satu tempat yang harus saya kunjungi.
**

Jadi, pada hari kedua, saya langsung bergegas menuju QVB yang terletak di George Street atau persis di sebelah utaranya Town Hall.
Setelah masuk, saya baru ngeh kalo QVB ini formatnya bukan mall (display), melainkan shopping arcade. Dari pintu masuk yang menghadap ke Town Hall, saya mendapati dua buah lift yang sangat kuno tapi sangat cantik. Lift ini berhadap-hadapan dan diapit oleh tangga berputar seperti di Gereja Imannuel,Jakarta atau di Mint Cafe, Sydney. Di dinding2 seputar tangga terpasang foto-foto hitam putih yang lagi-lagi sangat indah. Yang saya lihat saat itu siyy, foto2 itu menggambarkan keadaan gedung di zaman baheula.
O,iya di muka pintu masuk dari arah Town Hall ini ada patung the Royal Wishing Well & Queen Victoria.

Di lantai satu ada area berjalan di dalam mall yang disebut the grand walk. Emang siyy grande banget dengan gedung kuno ala Roman yang sangat mewah, elegan, dan berbobot. Udah pasti toko2 di sini juga branded, mulai dari Adidas, Osh Kosh, Salvatore Ferragamo, Fossil, Tie Rack, Gianni Versace, L’occitane, Bijoux, Jigsaw, Bally, Cellini’s Bar & Resto sampe.....kristal Swarovski *hiksss ga mampu*. Di lantai satu (di tengah/atriumnya) ada pohon natal gede buanget...tingginya 24 meter dan sampai tembus ke lantai paling atas.. Bukan cuma gede dan tingginya pohon natal yang bikin heboh, tapi asosoris pohon natal yang terdiri dari 15.000 kristal swarovski itu yang bikin pohon ini semakin ”bernilai” dan berkilauan... Pantesan QVB bangga banget ama pohon natal ini dan digembor2in di flyer2nya sebagai the most dazzling christmas tree.... *minta kristalnya duuunng atuuuu aja..bener deh..atu ajah cukup kok..*

Di lantai berikutnya juga ada display2 menarik lainnya, misalnya batu pualam cina yang berbentuk (apa ya....) kapal (kayaknya ;p) dan perhiasan serta asesoris kerajaan. Juga ada jam menggantung, yang membuat gedung ini semakin klasik.
Di atrium lantai paling atas juga ada concierge desk,sofa, dan piano. Megah ya.... Rasanya ga bisa ngebayangin kalo gedung ini dulunya adalah pasar biasa yang merupakan tempat florist, penjahit, gudang, show room dll. Tapi zaman itu, gedungnya belum seperti ini loh. Karena gedung ini ”baru” selesai dibangun tahun 1898.
Sebagai kesimpulan, QVB ini adalah tempat belanja terindah yang pernah saya lihat. Walaupun keluar dari sini saya cuman nenteng suvenir ;p suatu saat saya pengen kembali lagi ke sini, belanja ina inu, duduk di cafe sambil chit chat ama suami dan anak saya serta ikut tur tentang sejarah gedung ini...




No comments:
Post a Comment