Thursday, April 19, 2007

Semoga...


Belakangan, dengan semakin berkurangnya load pekerjaan kantor, saya semakin lama menghabiskan waktu di rumah. Baru saya sadari, Ayah dan Ibu saya, yang beberapa bulan terakhir ini lebih sering menghabiskan waktunya di rumah saya di Jakarta daripada di Bandung, terlihat sangat damai. Ayah saya kelihatan semakin "dalam" dengan ibadahnya. Letak rumah saya yang dekat sekali dengan mesjid, membuatnya rileks dan kerap shalat berjamaah di mesjid. Tidak jarang pula mendengarkan ceramah-ceramah di Mesjid hingga tuntas. Mesjid ini memang terbilang sangat aktif di daerah saya.
Ibu saya lain lagi kasusnya. Walaupun masih mudah stress dan teuteup ada aja bahan gosipannya ;), beliow terlihat enjoy dengan lingkungan sekitar yang "ngampung". Beliow bilang, "Ah kalau di Bandung sekarang aku malah kesepian. Ternyata rumah di kompleks ga enak ya... Enak di kampung gini...". Oalah... dunia sudah berputar...padahal dulu keluarga kami paling benci tinggal di daerah yang ramai. Letak pasar yang berdekatan dengan rumah dan (ternyata) menyediakan bahan-bahan masakan (sayur mayur, tepung, bumbu2,dll) dengan harga yang terjangkau menjadi isu lain untuk beliow. "Waduhhh, Han. Disini kok sembarang-sembarang murah to??? Di Bandung aja, mana boleh dapet sop 2 ribu sebanyak itu?". Nah...., "turunan" dari kegembiraannya ini, Ibu saya jadi semakin doyan masak dan explore resep. Jadilah...hampir tiap hari ada kue di rumah. Kalau saya terbengong-bengong...(maksudnya bertanya2 dalam hati apakah uang belanja akan cukup sebulan kalo bikin kue begini terus he3)....nanti Ibu saya akan bilang, "Kebetulan Mamah inget ada sisa tepung di lemarimu..." atau, "Ga full resep kok. Telurnya cuma dua." atau "Sayang kan rotinya nanti keburu kadaluarsa...". Ok deh, Mom!

Di atas semua itu, saya hanya bisa berdoa semoga orang tua saya diberi kesehatan dan umur yang panjang. Dan semoga saya menjadi anak yang berbakti dan mampu membahagiakan mereka selagi masih ada. Hiks...Amin.

1 comment:

Bundanya Tiara said...

Amin....emang gitu dah han, di hari tua juga kemaren papih malah kalo sholat ke mesjid, terus mamih pengajian. Tenang......kayanya teh. Mungkin di rumah juga kesepian, lebih damai bergabung di tempat ibadah hehehe