Saya kemudian menemukan komunitas Sahabat Museum dan JIFFEST. Yang pertama, akan saya ceritakan di lain kesempatan, sekarang saya mau cerita dikit tentang yang kedua saja. Saya memang dari dulu hobi nonton pelem :p. Zaman pacaran, bioskop adalah tujuan utama kencan hehehe... Pokoknya setiap film baru, apalagi saya tertarik atau reviewnya menarik pasar pasti saya kejar. Setelah era DVD, saya lebih seneng menonton di rumah. Tapi makin lama makin bosen....film2 hollywood yang benar2 ditujukan untuk industri (maksudnya selera pasar bangeeet) rasanya polanya sudah bisa saya tebak.
Di Jiffest, saya menemukan hal berbeda. Disini saya menemukan film sebagai media ekspresi berkesenian. Film2nya berasal dari berbagai negara dari Eropa hingga India. Topiknya pun sangat beragam. Filmnya kadang film independent ataupun dokumenter. Seru deh pokoknya. Saya juga rela mengantri tiket atau malah pesan tiket in advance.
Sayangnya, saya ketinggalan Jiffest 2005 lalu karena sibuk dengan persiapan ke Oz. Jadi bayangin betapa bahagianya saya saat saya tahu ternyata ada Jiffest & Screendocs! Traveling di Bandung. GRATIS PULA!!!!
Duhhhh, senangnya bisa menonton dua film...."Peace One Day" dan "The Bride Kdnapping in Kyrgyztan". Film yang terakhir ini film dokumenter yang menarik. Sebagai perempuan, saya miris melihat kenyataan yang terjadi hingga kini di Kyrgyztan (negara ini ada di perbatasan Cina dan Rusia, dulu ada di bawah Uni Soviet) dimana kaum lelaki dan keluarga yang tidak mampu memberikan mas kawin kepada perempuan yang disukai akan menculik dan menikahi paksa perempuan2 tersebut. So mean....
Walaupun masih ada dua film bagus yang saya lewatkan dengan berat hati("Taegukgi" dari Korea dan "The Grand Voyage" dari Maroko), Jiffest and Screendocs! Traveling 2006 cukup mengobati sakaw :p saya setelah melewakan Jiffest 2005 lalu.
Untuk info mengenai Jiffest dan aktivitas lainnya, klik aja www.jiffest.org




No comments:
Post a Comment